Showing posts with label Kodam. Show all posts
Showing posts with label Kodam. Show all posts

Kodam Tanjungpura Ujicoba Kapal Patroli Sungai

on Tuesday, March 12, 2013

10 Maret 2013


Rigid Bouyancy Boat panjang 9 meter (photo : Kodam Tanjungpura)

Danrem 102/Pjg Uji Coba KMC Rigid Bouyancy Boat (RBB)

Danrem 102/Pjg Kolonel Czi Irwan didampingi Kasrem beserta para Kasi dan juga para Dan/Kabalak Aju Rem 102/Pjg pada Rabu (6/2) menghadiri pelaksanaan kegiatan uji coba KMC Rigid Bouyancy Boat (RBB) yang bertempat di Pelabuhan Rambang Palangkaraya dan dilanjutkan dengan patroli sungai di wilayah Puntun.

KMC Rigid Bouyancy Boat (RBB) merupakan Kapal cepat pengadaan dari TNI AD Tahun 2012 dan dalam penggunaanya langsung diserahkan kepada Denbekang XII-44-01 PLK. Dalam kesempatan tersebut Danden Bekang XII-44-01 PLK Letkol Cba Frans Surya Ginting menyampaikan bahwa KMC Rigid Bouyancy Boat (RBB) ini merupakan Kapal cepat yang berukuran sedang dengan panjang 9 meter, lebar 3,18 meter serta tingi 1,30 meter ysng dilengkapi dengan mesin penggerak Motor Tempel (OBM) 250 HP 4 Tak Type F 250 GTEX dan motor tempel (OBM) 250 HP 4 Tak Type FL 250 GTEX.

KMC Rigid Bouyancy Boat (RBB) berkapasitas tempat duduk 10 orang serta dilengkapi dengan peralatan yang terbilang modern seperti kelengkapan radio komunikasi, perlengkapan Navigasi yang menggunakan Satelit Global Positioning (GPS) perlengkapan listrik perlengkapan tambat serta dilengkapi juga Trailer (Trolly) dan alat keselamatan lainnya.

Dalam uji coba tersebut Danrem 102/Pjg beserta jajaran berkesempatan menaiki KMC Rigid Bouyancy Boat (RBB) bergerak menyisiri Sungai Kahayan +10 km, uji coba ini juga diikuti oleh satu regu dari anggota Yonif 631/Atg serta anggota Denbekang XII-44-01 PLK. Di akhir kegiatan Danrem 102/Pjg mengharapkan kepada anggota Denbekang XII-44-01 PLK agar supaya merawat KMC Rigid Bouyancy Boat (RBB) tersebut sehingga masa pakainya bisa lebih lama/panjang.

Selain itu Danrem memerintahkan kepada Dandim 1016/Plk dan Komandan Yonif 631/Atg untuk memanfaatkan kapal tersebut untuk patroli sungai di wilayahnya.Kegiatan uji coba dan patroli sungai berjalan tertib aman dan lancar.

(Kodam Tanjungpura)

View the Original article

Kodam I BB Dapat Sejumlah Panser Anoa

on

10 Maret 2013


Panser Anoa APS-2 (photo : Viva)

MEDAN-Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) berupa 4 unit Panser APS Anoa -2 type komando, 6 unit Kendaraan Penarik Meriam (Rik Mer) KM 250, 1 unit Ambulance serta 1 unit mobil Dinas Danrem 033, tiba di Makodam I Bukit Barisan, Jumat (8/3) sekira pukul 16.30 WIB. 

Nantinya, alat itu akan dirawat oleh Kavleri karena dinilai sebagai pihak yang sudah sangat akrab dengan peralatan buatan PT Pindad Indonesia itu. Namun, untuk Infanteri juga akan diberi pembelajaran pengoperasian alutista itu.

Dalam penyambutan alutsista itu, turut hadir sejumlah pejabat, diantaranya Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Wisjnu Ahmad Sastro, Ketua DPRD Sumut, Saleh Bangun dan Walikota Medan, Rahudman Harahap. 

Penyambutan dibuka dengan tarian khas Tapanuli Selatan serta musik Gordang Sembilan. Selanjuntya, dilakukan ritual tepung tawar terhadap alutista itu oleh para Pejabat yang hadir, secara bergantian. Bahkan, para pejabat juga dipersilahkan melihat secara dekat dan diberi keterangan detail tentang sejumlah alutsista itu.

"Dalam menjalankan tugas operasi militer perang, alutista ini sangat berguna bagi kita. Khususnya untuk wilayah Sumater Utara yang banyak daerah penyangga seperti selat Malaka serta perbatasan Indonesia dengan negara lain, bukan tidak mungkin akan ada inflasi negara asing. Oleh karena itu, semoga alutista ini dapat melindungi Bangsa dan Negara Indonesia, " ungkap Panglima Kodam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Lodewijk F Paulus.

Selain alutisata yang sudah diterima itu, Pangdam mengatakan kalau nantinya akan datang 51 unit Panser APS-2 Anoa lagi yang akan diperuntukan bagi Batalyon lainnya. 


Truk KIA KM-250 (photo : Kaskus Militer)

Begitu juga alutista lainnya berupa rudal akan datang untuk mengisi kelengkapan persenjataan Arhanudse 11 dan 13. Bahkan, Pangdan mengaku senang karena akan kedatangan 1 flight Helikopter yang diperuntukkan langsung dari Kepala Staf Angkatan Darat TNI, sehingga semakin membantu dalam menjalankan tugas.

Tibanya alutsista itu disambut dengan tarian yang diringi musik gordang sembilan. Selanjutnya, Alutista itu ditepung tawari oleh Panglima Kodam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Lodewijk F Paulus yang diikuti sejumlah pejabat, Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Wisjnu Ahmad Sastro, Ketua DPRD Sumut, Saleh Bangun dan Walikota Medan, Rahudman Harahap.

Sementara itu, Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Wisjnu Amad Sastro mengaku turut senang dan bangga atas datangnya alutista itu ke Kodam I Bukit Barisan.

Disebutnya, alat itu nantinya juga akan mebantu tugas Polri dalam menjalankan tugas. Karena selain tugas operasional perang, disebut Amad Satro kalau TNI juga memiliki tugas operasional selain perang. 

Bahkan orang nomor 1 di Kepolisian Daerah Sumatera Utara itu semakin yakin karena Pangdam 1 Bukit Barisan sudah menegaskan bahwa Polri juga akan diikutsertakan dalam pembelajaran pengoperasian alautista tersebut.

"Ketika kita membutuhkan alat ini, kita bisa pakai, " ungkapnya singkat.

(JPNN)

View the Original article

Dua Kekuatan Tempur Kodam VI Ditempatkan di Berau

on Friday, January 25, 2013

22 Januari 2013


Satu skuadron helikopter (18 helikopter) dan satu batalyon artileri medan akan ditempatkan di Berau, Kalimantan Timur (photo : Media Indonesia)

BALIKPAPAN - Kodam VI/Mulawarman memperkuat pertahanan di utara Kaltim. Berau jadi sentralnya. Di kabupaten ini, TNI bakal menempatkan dua kekuatan yang siap dalam waktu dekat. Yakni, Artileri Medan (Armed/ARM) dan satu skuadron helikopter -- satu skuadron 18 helikopter. Pangdam VI/Mlw Mayjen Dicky Wainal Usman mengatakan, tahun ini tengah dimatangkan infrastruktur untuk skuadron helikopter tersebut.

“Skuadron di Berau itu akan menggunakan lapangan terbang lama di sana (Berau). Kita sudah komunikasi dengan pemkab soal itu,” katanya saat bincang dengan Kaltim Post di ruangannya, pekan lalu.

Kata dia, satu skuadron di Berau ini mengcover kawasan daratan tak hanya di Kaltim, tapi juga Kalimantan Utara (Kaltara) yang bakal lepas dari Benua Etam. Juga mengcover Kalimantan Barat (Kalbar), Kalimantan Tengah (Kalteng), dan Sulawesi Selatan (Sulsel). Skuadron ini diperkirakan bakal terpenuhi seluruh kekuatan helikopternya pada 2015.

 “Kita harus menjaga semua fasilitas di Kaltim, karena itu harus tercover dengan jangkauan personel,” katanya. Saat ini Kodam sudah punya dua helikopter.

Secara bertahap akan dilengkapi sampai memenuhi satu skuadron. “Saya melihat Berau ini sentral, dengan kawasan perbatasan juga jaraknya relatif tidak jauh,” jelas Pangdam, sambil menunjuk pada peta Berau di dinding ruangannya. Posisisnya, ada di tengah-tengah, antara daerah-daerah di Kaltim dan Kaltara.

Sedangkan Armed, jelas dia, di Berau sudah ada satu batalyon atau 400 personel. Dinilai sebagai sentral itulah, Armed juga ditempatkan di satu-satunya kabupaten di utara yang tak bergabung dengan Kaltara itu. Target tahun ini sudah terpenuhi.

Sedangkan untuk pengamanan kawasan perbatasan, Pangdam sudah berkoordinasi dan mempererat kerja sama dengan Pemprov Kaltim, dan kabupaten yang daerah mereka masuk kawasan perbatasan; Nunukan, Malinau, dan Kutai Barat (Kubar). Kawasan perbatasan, jelas dia, memang yang terpenting adalah mengintensifkan pembangunan infrastruktur. “TNI siap (membantu). Kami punya alat berat, kami punya armada, dan bisa membantu bikin jalan,” tuturnya. (far/far/k5)

(Kaltim Post)

View the Original article

Satu Baterai Rudal Starstreak Masuk ke Arhanudse Kodam Jaya

on Friday, September 21, 2012

21 September 2012

Rudal Starstreak II versi vehicle mounted (photo : Thierry Lachapelle)

Jam Komandan Yonarhanudse 10/1/F

KODAM JAYA - Komandan Yonarhanudse 10/1/F Letkol Arh I Made Kusuma D.G., memberikan Jam Komandan kepada seluruh personelnya. Acara yang bertepatan dengan Bulan Ramadhan ini dihadiri oleh 453 personel dengan sangat antusias, bertempat di aula Yonarhanudse-10/1/F, Selasa (07/08).

Adabeberapa hal terpenting yang disampaikan oleh Danyon Arhanudse 10/1/F yang berhubungan dengan kegiatan Batalyon ke depan.

Pertama, bahwa untuk menjadi prajurit yang profesional, seluruh prajurit harus terdidik dan terlatih, hal ini sesuai dari pengarahan dari Kasad pada saat Rabiniscab terpusat.

Kedua, mengenai pembelian Alutsista bagi jajaran Arhanud yang telah disahkan oleh Kasad serta berhubungan dengan masuknya Rudal Starstreak ke Batalyon Arhanudse 10/1/F sebanyak 1 (satu) Baterai.

Hal berikutnya adalah penekanan agar seluruh prajurit menjauhi pelanggaran sekecil-kecilnya. Prajurit profesional adalah prajurit yang tidak memiliki pelanggaran.

(TNI)


View the Original article