Wamenhan Tinjau Pesanan Kapal Tanker ke-2 di PT. DKB

on Thursday, May 17, 2012

08 Mei 2012

Kapal tanker Angkatan Laut berukuran panjang 122m akan diselesaikan dalam 24 bulan, sedangkan LST akan dimodifikasi sehingga dapat membawa tank BMP3F dan Leopard 2 (photo : DMC)

Wamenhan Meninjau Proses Pembuatan Kapal BCM di Dok danPerkapalan Kodja Bahari

Jakarta, DMC - Sehari setelah melakukan kunjungan kerja kePT Anugrah Buana Marine untuk mengetahui sejauh mana proses pembuatan kapalBantu Cair Minyak (BCM) Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin didampingi IrjenKemhan  Laksdya TNI Sumartono,Kabaranahan Kemhan Mayjen TNI Ediwan Prabowo, Pejabat Mabes TNI dan Angkatan,Selasa (8/5), Mengunjungi PT. Dok dan Perkapalan Kodja Bahari, yang jugasedang  mengerjakan pembuatan kapal BantuCair Minyak  kedua untuk TNI AL.
Setibanya di PT. Dok dan Perkapalan Kodja Bahari Wamenhanbeserta rombongan disambut  oleh WakasalLaksdya TNI Marsetio dan Dirut PT. Dok dan Perkapalan Kodja Bahari Riri SyeriedJetta beserta staf langsung menyaksikan proses pengerjaan pemotongan baja sebagaimaterial kapal BCM.
Usai melakukan kunjungan ke Galangan kapal II, Wamenhanmenuju Aula PT.  Dok dan Perkapalan KodjaBahari menerima penjelasan seputar proses penyelesaian pembuatan satu kapal BCMyang menggunakan material 100% local content dan direncanakan di bangun selama24 bulan.

Kapal Landing Ship Tank

Selain mendapat penjelasan tentang pembuatan kapal BCM,Wamenhan juga mendapat penjelasan tentang rencana pembuatan dua kapal jenisLanding Ship Tank (LST) yang sudah ditandatangani kontraknya, namun masih dalamtahap rancang bangun, karena design awal kapal Landing Ship Tank dengan 354 ABKhanya dapat mengangkut kendaraan Tempur (Ranpur) jenis Tank BMP 3F, yangdimodifikasi menjadi kapal Landing Ship Tank yang juga dapat mengangkut tankjenis Leopard.
Sementara itu untuk jenis kapal BCM itu sendiri, memilikispesifikasi panjang 122,40 m , lebar 16,50 m, memiliki kecepatan maksimal 18knots dan dapat memuat bahan minyak cair sebanyak 5500 m3.

Adapun modifikasi ataupun perubahan-perubahan yang dilakukandalam pembuatan kapal, Wamenhan mengharapkan proses pembangunannya sesuaidengan target yang telah ditetapkan atau tidak melewati batas waktu tahun 2014.



View the Original article

0 comments:

Post a Comment